Jumat, 09 Desember 2011

Kategori artikel:

Tips jualan di internet agar cepat laku

Mungkin anda baru saja memulai jualan online atau jualan di internet dan sepertinya bisnis anda masih sepi pembeli. Anda perlu mengetahui cara jualan online agar produk yang anda pasarkan cepat laku.

Dalam banyak hal jualan di internet itu sama saja dengan berjualan di toko atau supermarket. Laku atau tidak produk anda tergantung dari seberapa banyak orang yang melihat dan seberapa menarik dan berkualitas produk yang anda jual bila dibandingkan dengan harga jual yang anda tetapkan.

Tetapi cara mendatangkan orang agar melihat jualan anda dan cara memperlihatkan produk anda berbeda jika dibandingkan dengan jualan offline. Karena itu anda perlu memberikan perhatian lebih pada 2 sisi ini.

Agar produk laku datangkan orang untuk melihat situs anda


Katakanlah Anda telah membuat website toko online dan telah pula memajang gambar produk di toko tersebut. Anda tidak bisa hanya cukup sampai disitu lalu berdiam diri saja. Anda harus bisa mengetahui apakah ada orang yang mengunjungi toko online anda.

Untuk mengetahui apakah anda orang yang datang setiap harinya, anda bisa menggunakan tool perekam data kunjungan ke situs anda. Salah satu tool yang biasa digunakan sebagai alat penghitung jumlah pengunjung adalah histats. Cara memasang histats baca di sini.

Umumnya tanpa melakukan optimasi atau teknik dasar tertentu pada web anda maka akan sulit berharap pengunjung datang ke situs anda. Untuk anda ketahui ada banyak sumber pengunjung yang datang ke sebuah website itu. Anda perlu menggunakan teknik tertentu untuk mendatangkan pengunjung dari tiap-tiap sumber.

Beberapa sumber dari mana pengunjung berasal adalah:

  1. Halaman hasil pencarian google: Pengunjung yang datang dari google adalah jenis pengunjung yang paling ideal dan berpotensi jadi pembeli. Cara mendatangkan pengunjung dari google adalah anda harus tampilkan situs anda di peringkat atas hasil pencarian google untuk kata kunci pencarian yang ada hubungannya dengan produk jualan anda. Urutan atas itu misalnya urutan pertama s/d urutan ke-empat. Kata kunci pencarian tertentu adalah: kata atau kalimat yang diketik pencari informasi di google. 
  2. Media sosial: Beberapa media sosial yang terkenal adalah: Facebook, twitter, Google+, instagram. Anda harus mempromosikan toko anda ke media sosial tersebut. Misalnya beberapa kali dalam 1 minggu anda bagikan gambar produk jualan anda ke Facebook. Orang yang tertarik boleh jadi akan klik lalu membuka situs toko online anda.
  3. Iklan online: Anda bisa pasang iklan di Google atau di website ternama lainnya. Pilih website yang relevan. Anda bisa pasang iklan PPC. Dengan Iklan PPC anda hanya membayar jika iklan anda diklik orang. Misalnya untuk setiap klik anda harus bayar Rp.2000,-. Bisa pula pasang iklan banner. Biaya pasang iklan banner bervariasi tergantung seberapa populer website tempat anda pasang iklan. Semakin populer dan relevan sebuah website dengan produk jualan anda maka semakin mahal harganya.
  4. Iklan offline: Anda bisa pasang iklan di koran, majalah, pasang spanduk di pinggir jalan, pasang stiker di body mobil, pasang stiker di tiang listrik dsb. Anda tulis iklan anda semenarik mungkin dengan menyertakan alamat toko online anda. Orang yang ingin mengetahui jualan anda lebih jauh akan mungkin buka situs anda.
  5. Cerita dari mulut ke mulut: Begitu anda selesai membuat website jualan dan memajang gambar produk, anda bisa segera informasikan kepada teman-teman anda. Anda bisa pula menggunakan orang yang populer dalam lingkungan atau kelompok tertentu yang menurut anda jenis orang yang berpotensi menjadi konsumen produk anda. Anda misalnya memberikan produk yang menarik yang ia sukai dengan harga khusus atau malah gratis.  Bila ia merasa puas maka ada kemungkinan ia akan bercerita kepada teman-teman, saudara atau koleganya. Biasanya apa yang terucap dari mulut orang populer ini akan lebih mengenai di hati orang lain.
Lebih detil tentang cara mendatangkan pengunjung dari sumber-sumber diatas anda bisa baca artikel ini cara mengatangkan pengunjung dari banyak sumber.

Jual produk yang sedang tren atau selalu disukai orang


Anda harus mengetahui apa produk atau jenis produk yang sedang tren atau selalu disukai pembeli. Anda harus sering-sering melihat produk yang dipasarkan website toko online ternama. Bagus pula melihat perkembangan dengan membaca, menonton media online atau offline yang spesifik membahas perkembangan produk yang anda jual.

Beberapa hal yang harus anda pertimbangkan adalah:
  • Jual produk dengan mode yang sendang tren.
  • Pilih bahan berkualitas yang enak dikenakan
  • Jual produk dengan model yang pernah dikenakan orang populer.
  • Walaupun bahan pembuatan berkualitas lebih rendah tetap saja pilih model yang sedang tren,
  • Harga hendaklah bersaing dengan pesaing. Kalau pun harus lebih mahal maka tingkatkan kualitas layanan baik sebelum, saat transaksi pembelian dan setelah selesai proses jual beli.

Tampilkan produk anda dengan gambar yang bagus dan detil

Anda telah berhasil mendatangkan banyak pengunjung ke situs jualan anda, namun sangat sedikit sekali dari mereka yang jadi pembeli. Ada kemugkinan produk yang anda jual tidak menarik atau tidak ditampilkan dengan menarik.

Jualan online itu berbeda dari jualan offline. Kita hanya bisa memperlihatkan tampilan gambar produk, tidak seperti jualan offline seperti di toko atau mall dimana konsumen bisa melihat produk secara nyata, dan mencobanya langsung untuk merasakan halus atau kasarnya bahan pembuatan produk.

Dan kebanyakan gambar produk yang dipajang di toko online hanya menampilkan gambar terlihat dari beberapa sisi tampilan saja.  Katakanlah misalnya produk sepatu kulit, gambar yang tampil seringkali hanya memperlihatkan view produk tampilan samping kiri dan/atau kanan, tanpa memperlihatkan tampilan dilihat dari belakang, dilihat dari depan, dilihat dari atas apalagi dari bawah.

Ada sebuah contoh kasus yang benar-benar saya alami.  Saya baru saja menyelesaikan pembuatan blog toko fashion online yang diantaranya menjual sepatu buatan Bandung.  Gambar di blog dan buku katalog produk yang saya perlihatkan kepada konsumen menampilkan gambar sebuah sepatu berbahan leather-rubber, gambar memperlihatkan tampilan samping bagian kiri dan samping bagian kanan.  Tampilan terlihat samping sangat menarik, karena itu seorang konsumen yang kebetulan tetangga saya sendiri tertarik ingin beli sepasang.

Lalu saya pesan barang yang diinginkan konsumen, besoknya pesanan dari Bandung tiba di alamat saya.  Celakanya pada bagian luar belakang ada detil desain sepatu yang benar-benar tidak disukai sang konsumen, yang tidak terlihat di gambar yang ada di buku katalog maupun di blog toko fashion saya.  Bukan itu saja, bahan leather-rubber yang dimaksud adalah bahan kulit tipis, tidak seperti yang saya dan juga sang konsumen perkirakan yaitu kulit tebal

Ia meminta ditukar dengan produk sejenis dengan detil desain dan ketebalan bahan kulit tepat seperti yang ia inginkan.  Beruntung sepatu tersebut bisa ditukar dengan produk berbahan yang sama dengan bahan kulit sedikit lebih tebal.  Namun keuntungan saya harus terpangkas karena menanggung dua kali biaya pengiriman. Kejadian tersebut memberikan ide kepada saya untuk menuliskan tips jualan online.

Berikut ini yang perlu anda perhatikan dalam memajang gambar produk

1. Tampikan gambar produk jualan online dilihat dari segala sisi.


Memang akan memberatkan loading situs bila harus menampilkan banyak gambar, namun bisa disiasati dengan tidak langsung menampilkan gambar di halaman deskripsi produk melainkan hanya membuat link,  misalnya link "terlihat samping" yang link tersebut menuju file gambar ukuran besar.  Silahkan baca cara memasang gambar di blog agar tidak lambat loading.

Dan sangat penting menampilkan gambar yang sangat tajam, sehingga detil produk terlihat lebih nyata Karena itu sebaiknya produk dipotret menggunakan kamera professional  misalnya kamera digital merek ternama dengan kualitas gambar nampak realistis.

2. Beri deskripsi selengkap mungkin tentang produk yang dijual online.


Ini dimaksudkan agar konsumen mendapatkan gambaran yang jelas tentang produk yang akan dibeli. Deskripsi meliputi bahan dasar produk, fitur-fitur produk, ketebalan bahan produk, panjang, lebar, dsb pokoknya sedetil mungkin.

Untuk jualan dengan katalog produk, kita bisa menyertakan contoh bahan produk.  Misalnya selembar kulit bahan sepatu ukuran 2x3 cm atau sepotong kecil kain bahan pembuatan pakaian, dsb.

Beri garansi agar orang percaya dan merasa aman memakai produk anda


Garansi memberikan rasa aman, nyaman kepada konsumen. Garansi bisa berupa jaminan transaksi yang dilakukan aman dari kemungkinan terjadi penipuan.  Bisa pula berupa ganti produk yang rusak dalam jangka waktu tertentu, produk yang tidak sesuai dengan keinginan bisa ditukar, atau bahkan pembelian bisa dibatalkan dan uang pembayaran dikembalikan kepada konsumen, tentu saja setelah produk dikembalikan dalam kondisi baik.

Anda harus menuliskan dengan jelas ketentuan mengenai jaminan produk atau garansi ini. Anda juga harus penuhi semua yang anda janjikan. Dalam beberapa kasus yang mungkin terjadi dimana anda berkemungkinan merugi, maka lebih baik anda rugi daripada harus merugikan konsumen anda.

Dengan tidak pernah merugikan konsumen apalagi kalau sampai selalu memuaskan konsumen baik dari sisi layanan maupun kulaitas produk maka anda telah melakukan proses menanamkan branding toko anda dengan benar. Kelak orang tidak akan ragu lagi membeli dari toko anda.

Tanamkan kepercyaan pelanggan dan jaga hubungan baik dengan mereka


Kalau anda mau beli barang dari sebuah toko online selain anda harus pilih barang yang berkualitas dengan harga pantas, anda pasti harus merasa yakin dahulu bahwa anda tidak akan tertipu oleh penjual.

Bagaimana agar orang percaya kepada anda ?. Berikut ini yang perlu anda lakukan:

  1. Tampilkan gambar anda, gambar toko offline anda, dan nomor kontak yang bisa dihubungi (lebih bagus nomor telepon kantor atau rumah).
  2. Tampilkan testimoni yang jujur dari orang-orang populer.
  3. Buat akun media sosial dimana anda terlibat aktif dengan member anda. Ini akan menjaga hubungan anda dengan mereka tetap terjalin baik.
  4. Lebih baik lagi tampilkan gambar dan cerita tentang keluarga anda.
  5. Pastikan anda selalu update toko online anda. Bisa dengan posting produk terbaru atau menulis posting artikel secara terjadwa. Ini dimaksudkan agar pengunjung berpikir toko online anda nampak hidup dan selalu dimonitor oleh yang punya.

Demikianlah cara jualan online agar cepat laku. Apa yang saya tulis diatas sangat bagus untuk anda praktekkan dan anda harus percaya bahwa kalau saat ini situs anda belum menghasilkan penjualan sama sekali, dengan menerapkan tips-tips diatas lambat laun akan ada yang beli.

Kesimpulan


  1. Pertama yang harus anda lakukan adalah selalu pilih jual produk yang sedang tren atau selalu dicari orang dengan kualitas dan harga bersaing dengan pesaing anda.
  2. Datangkan pengunjung dari banyak sumber, khususnya pengunjung yang datang dari google. Pengunjung ini adalah pencari informasi yang ketik kata atau kunci atau kalimat pencarian di google yang berhubungan dengan jualan anda. 
  3. Anda harus belajar cara mendatangankan pengunjung dari google karena sumber pengunjung dari google umumnya mereka yang paling mungkin menjadi pembeli.Untuk itu anda perlu belajar SEO, setidaknya anda perlu mengetahui dasar-dasar SEO.
  4. Berikan layanan yang cepat, tepat dan selalu memuaskan, Jangan buat konsumen atau calon konsumen anda lama menunggu  untuk sebuah jawaban atas informasi atau pertanyaan yang mereka ajukan.
  5. Beri garansi agar mereka merasa aman membeli di toko anda.
  6. Jaga selalu hubungan baik dengan selalu terlibat dalam pembicaraan di media sosial dengan mereka. 
  7. Selalu terbitkan posting produk terbaru atau artikel terbaru secara terjadwal untuk menunjukkan bahwa toko online anda selalu update dan anda selalu memonitornya.
Demikianlah artikel cara agar jualan online cepat laku dan jika ada pertanyaan atau informasi tambahan silakan tulis di komentar anda, bisa juga hubungi saya melalui formulir kontak saya yang ada di bagian paling bawah blog ini.