Desain website e-commerce


Menampilkan katalog produk, menyediakan keranjang belanja, dan memfasilitasi beragam cara pembayaran! adalah umumnya beberapa komponen yang ada pada sebuah desain website E-commerce.

Namun tidak hanya sebatas hal pokok diatas, desain situs e-commerce mencakup lebih detil lagi beberapa komponen berikut ini.

Deskripsi Produk


Sebaiknya berikan informasi yang mendetil tentang produk. Buatlah informasi produk anda membujuk pengunjung untuk membeli. Bisa juga dijelaskan tentang kelebihan spesifik produk yang anda jual.

Buatlah deskripsi sedetil mungkin tentang produk yang anda jual, sehingga pengunjung mendapatkan gambaran yang jelas tentang produk anda.

Gambar produk.


Sebagian besar produk memiliki daya tarik visual, khususnya produk yang dijual di toko fashion misalnya. Sehingga gambar sebuah produk yang indah, modis, menarik adalah bagian terpenting dari sebuah situs e-commerce.

Tapi, tidak semua gambar yang ditampilkan di situs e-commerce atau situs toko online dengan cara yang sama.  Misalnya beberapa barang yang perlu untuk ditampilkan dalam keadaan dikenakan pada sebuah atau seorang model.  Sebuah gambar baju tidak akan terlihat menarik jika terhampar di atas sebuah meja misalnya. Mungkin jauh lebih menarik bila menampilkan gambar baju yang dikenakan pada seorang model, atau setidaknya dikenakan pada sebuah patung tubuh manusia..

Demikian pula, beberapa produk terlihat bagus hanya jika sedang dikenakan pada produk lainnya. Misalnya, sebuah ikat pinggang akan terlihat lebih menarik jika dilingkarkan pada sebuah celana panjang.

Tidak hanya tentang bagaimana gambar produk ditampilkan, tapi juga berapa banyak gambar sebuah produk ditampilkan. Mungkin kita perlu menampilkan gambar produk terlihat dari samping, terlihat dari belakang, terlihat dari atas, dan bahkan terlihat dari bawah. Menampilkan gambar produk dari segala sisi adalah cara memperlihatkan lebih detil tentang produk yang kita jual, agar calon konsumen online kita menjadi lebih paham.

Transparansi Harga


Umumnya akan ada biaya tambahan selain harga produk yaitu: biaya kemasan, biaya kirim, pajak barangkali. Tentu, kita harus transfaran dengan jenis-jenis biaya tambahan ini.

Semua biaya tersebut harus dijelaskan dengan transfaran, Jangan sampai kita secara sepihak menambahkan biaya diakhir proses pembelian.

Navigasi


Besar kemungkinan pengunjung tidak segera menemukan produk yang mereka cari ditampilkan di homepage situs. Karena itu pengunjung akan melakukan proses pencarian produk yang mereka inginkan. Berikan kemudahan, sehingga proses menemukan produk yang mereka inginkan tidak harus memaksa mereka terlaku banyak melakukan klik.

Tidak hanya itu. Semua navigasi menu, menu drop-down, sidebar, dan sejenisnya, harus intuitif dan user-friendly.  Karena itu membuat daftar kategori produk di sidebar adalah pilihan yang baik untuk dilakukan.

Informasi Kontak


Ini menjadi hal yang sangat penting sekali dalam sebuah situs e-commerce. Ada banyak kemungkinan pengunjung akan perlu mengetahui siapa atau apa yang mengelola situs E-commerce yang mereka kunjungi.

Kita harus menampilkan alamat kita, alamat email, nomor telephone  yang selalu bisa dihubungi, dan buatlah semua itu mudah diakses oleh pelanggan kita.

Layanan Pelanggan


Pelanggan tentu perlu dilayani - sebelum dan sesudah penjualan. Beberapa dari mereka membutuhkan informasi lebih lanjut, yang lainnya barangkali perlu untuk mendiskusikan kebutuhan khusus mereka. Kita perlu membuat pelanggan kita mudah menghubungi kita.

Seperti layaknya toko offline, Situs online juga memiliki jam menerima layanan dan jam tutup layanan. Kita tidak mungkin menerima layanan misalnya jam 02:00 dinihari, sementara saat itu biasanya kita sedang terlelap tidur.  Kita perlu menuliskan di homepage tentang jam "buka" toko online kita.

Kebijakan Pengembalian Barang


Beberapa barang yang kita jual barangkali akan dikembalikan dikarenakan tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki konsumen, bisa berupa salah ukuran, salah warna, atau memiliki cacat, atau rusak selama pengiriman. Penting menuliskan hal ini di situs e-commerce,

Tentu saja, kita tidak harus menerima semua pengembalian tanpa memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Harus ada alasan yang masuk akal di balik keputusan kita untuk menerima / menolak mengembalikan, dan dasar pemikiran yang harus diambil dalam kebijakan pengembalian. Penjelasan tentang Kebijakan ini harus mudah dipahami oleh konsumen.

Kebijakan Privasi


Tidak seperti beberapa jenis website iain, pelanggan biasanya mengungkapkan banyak informasi ke situs e-commerce. Sejak dari awal proses pembelian, pembayaran hingga pengiriman, pengelola situs e-commerce akan mengetahui banyak informasi tentang konsumen, tahu alamat jalan pelanggan, dan informasi kartu kredit.  Selain itu, informasi tentang kebiasaan dan preferensi juga dapat ditangkap.

Semakin banyak informasi, semakin besar potensi penyalahgunaannya.  Setiap situs e-commerce harus membuat satu kebijakan dengan jelas tentang privasi pelanggan..

Opsi Pembayaran


Kartu kredit adalah pilihan pembayaran yang populer pada website e-commerce. Tapi ia bukan satu-satunya alat pembayaran. Sebuah bisnis e-commerce juga bisa menerima cek, kartu debit, debit langsung ke rekening bank, transfer bank, dan pembayaran saat pesanan sampai ke tangan konsumen. Dan kemudian bisa pula menyediakan pilihan untuk membayar dengan angsuran, dengan atau tanpa bunga. Sebagai bisnis e-commerce, memberikan opsi pembayaran yang luas merupakan cara terbaik.

Pilihan Pengiriman produk.


Ada banyak jasa pengiriaman paket di Indonesia ini yang bisa kita gunakan untuk mengirimkan produk pesanan konsumen. Pastikan alamat pengiriman barang yang dipilih konsumen bisa dijangkau oleh layanan jasa pengiriman barang, dan ini harus dipastikan sebelum konsumen melakukan pembayaran.

Demikianlah semoga artikel ini bisa menjadi masukan yang bermanfaat untuk anda yang jualan online